alter ego

Sisi lain dunia….!

Konsumerisme dan teknologi

Kang darman tetangga sebelah rumah, seorang pedagang bakso keliling baru saja membeli HP yang dia bangga-banggakan karena sudah 3G (tri gi). “mahal ini” katanya, “kalao telpon pakek iki, kita bisa ngelihat yang telpon, kayak di film-film itu”. itu belum para pemudanya, mereka seperti berlomba membeli hape yang terbaik, terbaru dan tercanggih, walaupun kere asal keren katanya.

Memang begitulah teknologi dimaknai oleh bangsa ini (bukan hanya kami yang ndeso ini lo ya). tenggok saja ketika vendor hape asal finlandia meluncurkan ponsel comunikator terbarunya, berbondong bondong orang ngantri membeli, meskipun mereka sudah punya hape yang enggak jauh beda teknologinya (misal Smart phone laen macam PDA). gebleknya lagi itu terjadi pada masyarakat kota yang notabene akrab dengan teknologi, sering bersingungan, dan tahu, apalagi kami yang ndeso, gumunan.

konyolnya lagi banyak pengguna hape canggih di tanah air adalah gaptek (gak gerti teknologi). hape secanggih komunikator kok hanya dipakai untuk telpon, rak percuma punya hape canggih.

konsumerisme yang merajalela di indonesia ada baiknya mulai di disikapi oleh pemerintah. ada banyak cara untuk hal tersebut, satu contoh dengan menarik pajak lebih tinggi bagi barang barang mewah yang beredar di pasaran. dengan begitu bukan hanya para produsen teknologi (negara industri maju) yang diuntungkan tapi bangsa kita juga untung (kayak iklan pertamina). ditambah dengan melakukan pembatasan barang-barang mewah yang beredar di pasaran.

saya yakin dengan begitu akan mengerem minat masyrakat untuk membelajankan uangnya ke barang barang mewah. mengerem mas darman untuk beli hape 3G “ooo walah mas-mas, wong ndeso wae kok neko-neko hape ne, ndadak ngango sing tri gi” seru ibuku.

Januari 1, 2009 Posted by | Sok sosialisse | Tinggalkan sebuah Komentar

Salam perkenalan

Nama saya kaka mahardika, bisa dipanggil sesukanya, kaka, mahar, dika, hardik, ka, jancuk, guatel juga boleh, pokonya terserah. Lahir dari keluarga petani di membuat saya senang memancing, mandi di kali, jalan-jalan, molor, makan, ngopi, ngrokok, browsing, download film enggak jelas, ngupil, dll

Emm…. karena masih inggin meneruskan kebiasaan mancing sambil ngupil saya sekarang tinggal di Temanggung. Bukan apa-apa kali di Temanggung  masih bersih dan segar. oh ya… karena rumah saya jauh dari kota (warnet terdekat berjarak 15 KM dari rumah) maka, mungkin, alamat saya ini akan sangat jarang saya kunjungi.

eh… sebelum lupa saya ingin mengucapkan selamat tahun baru, happy nyu yer 2009 semoga arwahnya (2008) diterima disisinya. amin

Januari 1, 2009 Posted by | bukan gombal | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.